Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri dan Anak, Juga Doa Menerima Zakat Jelang Idul Fitri 2019

Sebentar lagi Idul Fitri 1440 H atau lebaran 2019 tiba. Jangan sampai terlupa untuk membayar zakat fitrah.

Membayar zakat jelang Idul Fitri merupakan kewajiban umat muslim. Nah, simak niat zakat fitrah beserta doa saat menerimanya.

Zakat fitrah ini merupakan rangkaian dari ibadah ramadan, termasuk puasa.

Nah, bagi Anda yang belum hapal niat bayar zakat fitrah, berikut paduannya seperti dilansir Banjarmasinpost.co.id dari TribunWow.com yang mengutip dari Zakat.or.id:

1. Zakat fitrah untuk diri sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala

Terjemahannya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala.”

2. Zakat fitrah untuk anak laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Terjemahannya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.

3. Zakat fitrah untuk anak perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Terjemahannya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

4. Zakat fitrah untuk diri sendiri dan seluruh keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Terjemahannya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

5. Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Terjemahannya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.”

Doa Menerima Zakat Fitrah

Orang-orang yang menerima zakat fitrah disunnahkan untuk mendoakan pemberi zakat dengan doa yang baik.

Berikut contoh doa yang bisa dilafalkan oleh penerima zakat.

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Hukum dan Besaran Zakat Fitrah

Dilansir TribunWow.com dari globalzakat, hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim yang mampu.

Besaran zakat yang dikeluarkan adalah satu sha’ yang setara dengan, 2,5 kg beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya.

Atau 3,5 liter beras disesuaikan dengan konsumsi sehari-hari.

Ketentuan tersebut berdasarkan hadist sahih riwayat Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah mewajibkan membayar membayar zakat fitrah satu sha’ kurma atau sha’ gandum kepada hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki, perempuan, anak-anak, dan orang dewasa dari kaum muslim.

Tata Cara Bayar Zakat Fitrah

Zakat Fitrah dapat disalurkan melalui lembaga amil zakat.

Sementara pengeluarannya sendiri adalah sebelum waktu salat idul fitri di hari-hari terakhir bulan ramadan.

Sebagaimana tercantum pada hadits Rasulullah shalallahu alaihi wassalam yang berbunyi :

“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Cara Hitung Zakat Fitrah

Menurut Ustadz Abdul Somad berdasarkan sejarah nabi yang kena zakat fitrah itu adalah 85 gram.

Harta paling tinggi menurut Ustaz Abdul somad, adalah zakat, ada batas nisabnya, batasnya 85 gram.

Dari mana angka 85 gram didapat?

Dari kata Nabi, ada 20 keping dinar sudah kena zakat.

“Satu Dinar sama dengan 4,25 gram, dikalikan 20 jadi 85 gram,” kata Ustaz Abdul Somad.

Kalau dirupiahkan, lanjut Ustadz Abdul Somad mengatakan, maka satu gram emas dikalikan rupiah sekitar Rp 500 ribu kemudian dikalikan 85 maka jadi Rp 42,5 juta.

” Jadi bapak ibu yang punya tabungan di bank Rp 42,5 juta sudah kena zakat. Misal ada 100 orang ada tabungan Rp 100 juta, maka satu orang kenanya Rp 2,5 juta semuanya bisa menjadi Rp 2,5 miliar. Sebab itu potensi zakat itu luar biasa,” kata Ustadz Abdul Somad.

Waktu Pembayaran Zakat

Dilansir dari TribunStyle.com yang mengutip thegorbalsla.com, Selasa (28/5/2019) waktu mengeluarkan zakat fitrah bisa dimulai sejak awal bulan Ramadlan hingga sebelum dilaksanakannya sholat Idul Fitri.

Zakat yang dikeluarkan di selain waktu tersebut akan dikatakan sebagai shodaqoh biasa dan jelas belum bisa menggugurkan kewajiban seorang muslim untuk mengeluarkan zakat fitrah.

Sementara para ulama telah membagi waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah ini dalam 5 jenis, yaitu:

  1. Waktu jawaz yang merupakan waktu boleh.

Artinya adalah waktu yang diperbolehkan untuk mengeluarkan zakat fitrah sejak dimulainya bulan Ramadlan

  1. Waktu wajib yakni waktu perlu dikeluarkannya zakat fitrah bagi siapa saja yang belum mengeluarkannya, yakni saat matahari telah terbenam pada hari terakhir bulan Ramadlan.
  2. Waktu afdhal atau waktu yang utama.

Waktu ini adalah saat sebelum menuju pelaksanaan shalat hari raya idul fitri.

  1. Waktu makruh, yakni waktu setelah dilaksanakannya shalat hari raya idul fitri.
  2. Waktu haram yakni waktu sehari setelah berlangsungnya hari raya.

Nah itu tadi penjelasan tentang pembayaran zakat fitrah mulai dari niat, cara menghitung, hingga waktunya.

Source

Tinggalkan Balasan