SISFO Jibas Module Tabungan – Unofficial

Assalamualaikum wr wb

Dengan mulai diterapkannya sisfo jibas di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, secara administrasi dan keuangan sangat terbantu sekali dengan penerapan sistem informasi yang terintegrasi tersebut. Seiring berjalannya waktu, ada masukan untuk memasukkan menu tabungan di sistem untuk meminimalisir penggunaan input manual. Berdasarkan masukan tersebut, kami Bidang Penelitian Dan Pengembangan Kepesantrenan Darussalam mencoba memodifikasi sistem yang sudah ada dengan menambahkan menu baru agar lebih bermanfaat.

[AdSense-A]

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah, dengan ini telah rampung proses pembuatan module tabungan dalam Sisfo Keuangan Jibas. Kami sadar bahwa modifikasi ini masih jauh dari sempurna, maka kami sangat mengharapkan bantuan kepada semua pihak yang juga ingin mencoba module ini secara pribadi agar berkenan memberikan masukan yang progresif agar jibas bisa lebih berkembang kedepannya.

Link download dan tutorial kami sertakan dibawah ini. Semoga bermanfaat.

Terima kasih

 

Revisi module tabungan 30/08/2017

1. Database
2. Module Tabungan

Cara Install

  1. Silahkan Download 2 file di atas
  2. Import database ke sistem jibas pada database jbsfina.
    • Buka phpmyadmin (sangat disarankan import via phpmyadmin)
    • Pilih database jbsfina
    • pada tab atas, pilih menu import
    • ada error abaikan
    • done
  3. Import modele tabungan
    • Silahkan buka direktori sisfo jibas
      • Windows : C:\YIM\jibas\xampp\htdocs\
      • Linux apache : /var/www/html/
    • Ekstrak dan timpa folder
  4. Done

NB : untuk tutorial cara install phpmyadmin di jibas bisa lihat disini

Bazar Sembako Murah Pondok Pesantren Darussalam bersama Kementerian Perdagangan dan PT FIF ASTRA

IMG_20170620_161816

CYMERA_20170620_154251
Galery Foto Lainnya

Romadhon dengan segala kenikmatannya. Pada kesempatan kali ini, pada keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam berkesempatan bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI dan PT ASTRA membagikan sembako murah kepada masyarakat kurang mampu Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang.

Acara yang dilangsungkan di lingkungan MI (Madrasah Ibtidaiyah) komplek Pondok Pesantren Darussalam kiranya akan mendatangkan warga yang kurang mampu sekitar 500 orang warga. Dengan hanya membawa uang sejumlah 50.000, para warga desa jatiguwi sudah bisa membawa pulang bingkisan senilai 100.000. Para warga dengan sabar antri menunggu dibagikannya paket sembako yang terdiri dari 3kg gula pasir, 2lt minyak goreng, 13 bungkus mie instan, 1 botol sirup dan 1 pcs margarin.

Proses pembagian sembako murah di pastikan agar bisa tepat sasaran dengan membagikan kupon kepada warga yang dirasa berhak menerima. Dibantu oleh anggota Banser Desa Jatiguwi, amanah 500 kupon berhasil diteruskan kepada warga yang membutuhkan. Dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT, segenap pengurus  lembaga Yayasan Pondok pesantren Darussalam yang bekerjasama dengan segenap personil banser dan ansor desa jatiguwi, FIF ASTRA,serta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, berhasil mensukseskan acara bazar murah ini tanpa terkendala satu apapun.

 

Jatiguwi, 20 Juni 2017 / 25 Romadhon 1438 H

Menggapai Berkah Ramadhan Bersama Bank Indonesia dan Panti Asuhan Nasrullah

IMG_20170614_193316

Galery Foto Lainnya

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Sebuah kesempatan langka yang hanya akan kita temui setahun sekali. Pada bulan ini, setiap amal ibadah akan bernilai lebih dibandingkan jika dilakukan di luar bulan ramadhan. Setiap amalan sunnah akan bernilai amalan wajib, dan setiap amalan wajib akan dinilai berlipatkali oleb Allah swt. Mulai dari ibadah yang bersifat vertikal maulun ibadah yang horizontal dengan sesama manusia. Dan masih banyak sekali amal ibadah yang lain yang bisa dilakukan demi menggapai berkah bulan yang sici ini. Tak terkecuali keberkahan bulan suci kali ini turut dirasakan oleh segenap anak-anak panti asuhan Nasrullah dari Pondon Pesantren Darussalam.

Bersama 20 anak yatim piatu, pada kesempatan kali ini mendapatkan undangan dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang untuk bersilaturahim dan berbuka bersama segenap jajaran direksi Bank Indonesia.

Tidak ketinggalan juga pada kesempatan kali ini dilakukan pembagian santunan kepada semua anak asuh Panti Asuhan Nasrullah. Juga tak lupa, Bank Indonesia memberikan bantuan materiil kepada Yayasan Nasrullah agar dapat terus berkembang kedepannya.

Malang, 14 Juni 2017

BIASAKAN AKRAB DENGAN QUR’AN

Biasakan Akrab dengan Qur’an

 

Begitu pentingnya penanaman nilai-nilai Al-Qur-an kepada anak ketika mereka berada di usia dini. Inilah pula kebiasaan para Salaf, mereka mengajarkan Al-Qur-an kepada sang buah hati. Dalam salah satu  kitab yang ditulis oleh syaikh Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili, kami menemukan perkataan Imam Malik tentang para salaf yang mengajarkan Alqur’an kepada anak-anak mereka. Imam malik bertutur: “Dahulu para salaf mengajarkan anak-anak mereka mencintai Abu Bakr dan Umar sebagaimana mengajarkan surat dalam Al-Qur-an.”

Begitu besar dan mulia tanggung jawab seorang ibu terhadap pendidikan sang anak termasuk pendidikan Al-Qur-an baik tentang makna maupun hafalannnya.

Dalam sebuah acara buka puasa, di tahun-tahun yang lewat, seorang anak membacakan kami surat-surat yang dihafalnya, termasuk hadits dan do’a-do’a nabawi. Sang ayah mengakui bahwa sang anak diajarkan oleh ibunya. Sang anak sering mendengar hafalan Al-Qur-an, hadits maupun do’a-do’a yang dibacakan sang Bunda.

Begitu indahnya sebuah keluarga muslim yang memiliki seorang wanita (ibu) penuh dengan pengabdian yang tulus terhadap perkembangan sang anak terutama pendidikan Al-qur-an.

Baca Juga :  BERLOMBA MERAIH SURGA

Salah satu yang wajib diajarkan kepada anak adalah segala hal tentang Al-Qur’an karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup manusia. Mengajari anak Al-Qur’an berarti mengajak anak untuk dekat kepada pedoman hidupnya. Dengan cara itu, mudah-mudahan kelak ketika dewasa anak-anak benar-benar dapat menjalani hidup sesuai dengan Al-Qur’an. Tak heran bila Rasulullah mengingatkan kita untuk mendidik anak dengan Al-Qur’an. Rasulullah SAW bersabda: “Didiklah anak-anak kamu pada tiga perkara: mencintai Nabi kamu, mencintai ahli baitnya dan membaca Al-Qur’an, sebab orang-orang yang memelihara Al-Qur’an itu berada dalam lindungan singgasana  Allah pada hari tidak ada perlindungan selain dari pada perlindungan-Nya beserta para Nabinya dan orang-orang suci. (HR. Ath-Thabrani)
Sejak kapan Al-Qur’an sebaiknya diajarkan pada anak? Tentu, sedini mungkin. Semakin dini semakin baik. Akan sangat bagus bila sejak anak dalam kandungan seolah-olah calon anak kita itu sudah terbiasa “hidup bersama” Al-Qur’an. Sang ibu harus senantiasa akrab dan terus berinteraksi dengan Al-Qur’an, baik dengan membaca langsung atau mendengarkan irama (murotal Al-Qur’an). Kalau ada teori yang mengatakan bahwa mendengarkan musik klasik pada janin dalam kandungan akan meningkatkan kecerdasan, Insya Allah memperdengarkan Al-Qur’an akan jauh lebih baik pengaruhnya buat janin. Apalagi jika sang ibu yang membacanya.

Mengajarkan Alquran pada anak usia 3 tahun dapat dilakukan dengan mengenalkan, memperdengarkan, dan menghafalkan. Sesekali cobalah Anda perlihatkan Alquran kepada anak sebelum mereka mengenal buku-buku lain. Memperdengarkan ayat-ayat Alquran bisa dilakukan secara langsung atau dengan memutar kaset atau CD. Untuk anak-anak yang belum lancar berbicara, Insya Allah lantunan ayat Alquran itu akan terekam dalam memorinya. Dan jangan heran kalau tiba-tiba si kecil lancar melafadzkan surat al-Fatihah, misalnya begitu dia bisa bicara. Jika anak-anak dibiasakan memperdengar-kan ayat-ayat Alquran, Insya Allah akan memudahkan anak menghafalkannya. (Media Ummat)

 

 

Sumur : https://goo.gl/V9wizR

MINYAK ZAITUN MEMPERLAMBAT PROSES PENUAAN DAN MENJAUHKAN SYETAN

minyak zaitun menjauhkan syaitan

 

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala menurunkan penyakit dan obatnya, dan menjadikan setiap penyakit pasti ada obatnya. Maka berobatlah kalian, tapi jangan dengan yang haram.”(HR. Abu Dawud)

Berdasarkan hadits ini, maka tidak heranlah mengapa para alim ulama lebih cenderung kepada makanan-makanan sunnah untuk mengobati penyakit-penyakit.

Salah satu makanan sunnah yang banyak diamalkan ialah minyak zaitun. Sejak 1400 tahun lalu, Nabi Muhammad SAW telah menganjurkan penggunaan minyak zaitun, karena khasiatnya yang amat besar, dikeluarkan dari pohon zaitun yang diberkati.

Firman Allah SWT: “Allah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang yang bercahaya seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkah, yakni pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah baratnya, yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya berlapis-lapis, Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.”(QS. An-Nur: 35)

Firman Allah SWT: “Dan dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”(QS Al-An’am: 99)

Diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW pernah bersabda: “Minumlah minyak zaitun dan berminyak dengannya karena sesungguhnya ia adalah dari pohon yang diberkati.”(HR. Al-Baihaqi & Ibnu Majah).

Di dalam riwayat lain menjelaskan bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barangsiapa menggosok (badannya) dengan minyak zaitun, syaitan tidak akan mendekatinya.”

Pohon zaitun tumbuh di puncak bukit. Ia mendapat sinar matahari baik di waktu matahari terbit maupun sewaktu matahari terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik. Jika diminum, bermanfaat untuk menguatkan daya ingatan, menguatkan empedu, mencegah masalah pencernaan, mengobati penyakit buasir dan impotensi, membantu masalah haid, menghilangkan racun dalam tubuh, mencegah pertumbuhan sel-sel kanser, menurunkan kadar gula dan kolesterol, mencegah penyakit kencing manis serta bermacam-macam khasiat lagi untuk kesehatan manusia.

Jika dioleskan, bermanfaat untuk menghilangkan kedutan pada wajah, melindungi dari bakteri, mencegah rambutrontok, menghilangkan penyakit kulit, menghaluskan serta melembabkan kulit, melambatkan proses penuaan dan menjaga kebersihan kulit kepala.

Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik bagi ummat Islam. Teladan yang ditunjukkan oleh Baginda mencakupi semua aspek kehidupan, termasuklah dalam memelihara kesehatan serta mencegah penyakit.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”(QS. Al-Ahzab: 21) (Media Ummat)

Agenda Kegiatan Ramadhan, Apa Manfaatnya bagi Siswa?

Masih ingat Agenda Kegiatan Ramadhan? Bagi kalian generasi 90-an tentu tidak asing dengan buku wajib ini. Masa-masa dimana kita sibuk melengkapi Agenda Kegiatan Ramadhan di tengah liburan menjelang Hari Raya Idul Fitritentu masih teringat di benak kita. Buku ini wajib dimiliki seluruh siswa yang Muslim menjelang datangnya Bulan Ramadhan. Buku ini seakan menjadi tugas tambahan para siswa SD dan SMP yang beragama Islam di Bulan Ramadhan. Buku ini bersifat layaknya LKS (Lembar Kerja Siswa) dimana para siswa wajib mengisi penuh segala hal yang berhubungan dengan kegiatan atau ibadah di Bulan Ramadhan selain berpuasa. Agenda Kegiatan Ramadhan ini biasanya ditujukan untuk siswa SD dan SMP. Dicetak dan diberikan langsung oleh pihak sekolah atupun dibeli dari penerbit yang menjualnya. Agenda Kegiatan Ramadhan sendiri berisi beberapa bagian yang harus diisi oleh siswa, tentunya dengan jujur dan ditandatangani oleh orang tua, Ibadah kegiatan-kegiatan lain di Bulan Ramadhan seperti Shalat lima waktu (mengisi kolom Shalat Berjamaah atau tidak berjamaah/munfarid), Shalat Sunnah Tarawih, Shalat Jumat, dan Shalat Ied, Puasa Ramadhan, Tadarus Al-Quran, serta Zakat, Infaq dan Shadaqah. Memang sedikit memaksa dan masih menimbulkan kesan tidak jujur oleh siswa itu sendiri, tapi Agenda Kegiatan Ramadhan mengajari kita untuk berusaha jujur dan taat beribadah sehingga kita bisa meningkatkan kualitas beribadah kita selepas Bulan Ramadhan. Agenda Ramadhan juga meningkatkan semangat para siswa dalam menjalani Ibadah-ibadah di Bulan Ramadhan. Hal yang unik namun penting dari Agenda Kegiatan Ramadhan adalah dimana kita harus mengisi rangkuman dari ceramah sebelum Sholat Tarawih, saat Sholat Jumat, dan setelah Shalat Ied. Tentunya siswa harus datang ke Masjid dan tidak boleh ketinggalan Shalat berjamaah. Selain itu, siswa juga wajib mendapatkan tandatangan dari penceramah ketika rangkaian ibadah Shalat Tarawih, Shalat Jumat, dan Shalat Ied selesai. Manfaatnya bagi adik-adik kita tentu ada. Selain menjadi ajang mencari nilai tambahan untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Agenda Kegiatan Ramadhan juga melatih mereka dalam mempertanggung jawabkan kegiatan Ibadah mereka di Bulan ramadhan. Setelah Hari Raya Idul Fitri tiba dan libur sekolah berakhir, siswa wajib mengumpulkan Agenda Kegiatan Ramadhan untuk dinilai oleh Sang Guru. Apapun hasilnya, tentu para siswa harus siap dengan hasil yang diperoleh. Seperti yang dilansir abiummi.com, 3 manfaat buku kegiatan ramadhan bagi anak diantaranya adalah memotivasi anak untuk disiplin menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, melatih anak untuk jujur, serta sebagai sarana evaluasi amal harian. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya jaman, buku ini nampaknya mulai tidak familiar lagi di kalangan para pelajar SD dan SMP yang muslim di generasi sekarang. Adik saya yang masih duduk di bangku SMP di Kota Depok sudah tidak familiar dalam mendapat tugas tambahan mengisi Agenda Kegiatan Ramadhan ataupun sejenisnya ini. Padahal peran Agenda Kegiatan Ramadhan ini sungguh baik untuk siswa karena diawasi oleh orang tua langsung serta memupuk tanggung jawab beribadah kepada Allah SWT. Bagaimana dengan di daerah lain? Apakah Agenda Kegiatan Ramadhan masih menjadi “Best Seller”di Bulan Ramadhan tahun ini?   Selamat menunaikan Ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim di seluruh Dunia Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/arditaher/agenda-kegiatan-ramadhan-apa-manfaatnya-bagi-siswa_55803b03e022bdd321871a9e

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/arditaher/agenda-kegiatan-ramadhan-apa-manfaatnya-bagi-siswa_55803b03e022bdd321871a9e

GP Ansor Gelar Pertukaran Pemuda Internasional untuk Perkuat Islam Nusantara

Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda menyelenggarakan acara pertukaran pemuda antar budaya (Global Intercultural Youth Exchange) dengan tema Strengthening Global Bond for A Better World selama tiga hari, mulai tanggal 18 sampai 20 Mei. Rencananya, peserta akan diajak ke Kebumen dan Yogyakarta untuk melihat secara langsung praktik masyarakat setempat dalam beragama dan berbudaya.
Ketua GP Ansor Abdul Azis Wahid menjelaskan, ini adalah agenda pertukaran pemuda kedua yang diselengggarakan oleh sayap organisasi NU itu. “Ini adalah projek even kedua yang diselenggarakan oleh GP Ansor,” kata Azis saat memberikan sambutan dalam upacara pembukaan acara tersebut di Aula Iqbal Assyegaf Gedung PP GP Ansor Pusat Jakarta, Kamis (18/5).
Azis menjelaskan, maksud dan tujuan diselenggarakannya agenda tersebut adalah untuk memperkenalkan khazanah kebudayaan Indonesia kepada para pemuda dan pelajar internasional, khususnya tentang Islam Nusantara.
“Intinya kita membuat mereka aware (sadar) tentang konsep Islam Nusantara dalam kehidupan sehari-hari. Supaya mereka mengerti bahwa inilah yang sebenarnya yang dipraktikkan selama ratusan tahun,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan, acara tersebut diadakan untuk membangun kesaling percayaan antar pemuda dari berbagai bangsa. “Kita ingin membangun mutual trust,” tegasnya.
Rencananya, imbuh Azis, mereka akan mengunjungi salah satu Pondok Pesantren tertua yang berada di Kabupaten Kebumen. Sementara di Yogyakarta dipilih karena Kota Gudeg tersebut adalah merupakan pusat kebudayaan nusantara.
“Pesantren Al-Kahfi itu hampir empat ratusan tahun dan memiliki sejarah yang panjang terhadap perjalanan Islam di Indonesia. Mereka menjadi laskarnya Islam sejak zaman dahulu. Yang kedua Yogya sebagai ikon budaya,” urainya.
Senada dengan itu, Pengurus Departemen Luar Negeri GP Ansor Fathul Masykur mengatakan, agenda ini berupaya untuk mengenalkan Islam Nusantara dengan cara yang ringan, menghibur, dan menyenangkan.
“Kita akan ajak jalan-jalan ke beberapa destinasi yang memiliki nilai budaya dan agama. Di Kebumen, mereka akan dikenalkan dengan kehidupan pesantren. “Dan Insyaallah kita akan bertemu sultan di Yogya,” ungkapnya.
Ia berharap, agenda ini akan membuat hubungan pemuda antar negara tersebut menjadi semakin erat. “Bisa mengenal satu sama lain dan juga saling belajar,” cetusnya.
Acara pertukaran pemuda tersebut diikuti oleh 85 peserta yang berasal dari 23 negara. Ada yang dari Sudan, Yordania, Belanda, dan Amerika Selatan. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)